Cinderella dideportasi
Sunday, April 16th, 2006Visa expired bener-bener memalukan, hehe… Karena berencana pulang ke Indonesia daku malas-malasan memperpanjang visa. Berhubung di sini musim panasnya super hot, lebih dari 40 derajat di puncak summer, jadi daku berencana menyelamatkan kulitku nan indah ini ke Indonesia. Biasanya sih pesawat Qatar Airways jarang peuh, jadinya daku santai-santai saja tuh beli tiketnya. Sampai saatnya tiba aku pergi ke travel langgananku, punyanya uncle jamal (orang india). Apa hendak dikata, pesawat penuh… orang indonesia sebagian besar pulang karena anak-anak sekolah libur musim panas 3 bulan. Di sini musim panas bisa bikin hidung mimisan, o lala… Akhirnya daku kebagian tiket pesawat juga setelah booking satu minggu lebih. Jadwal kepulanganku pukul 22.30 jam Qatar bertepatan dengan hari berakhirnya visa. Dengan santai berbekal tiket pesawat, daku check in 1 jam sebelumnya. Setelah masuk bandara internasional Qatar, mataku langsung tertumbuk pada segerombolan orang yang berada di meja penerbangan QA. Walah-walah ada apa nih??? Ternyata QA overbooking malam itu, dengan jantung yang berdetak kian kencang daku menghadap petugas tiket yang memberi berita bahwa pesawat penuh dan dengan segala permohonan maafnya penumpang lainnya ditunda keberangkatannya hingga esok. Hahhhh??? ya ampun… bagaimana mungkin?? Sementara visaku expired malam ini pukul 00.00… Apa hendak dikata, cinderella panik… semua barang daku tinggal (cuek aja, karena di sini aman kagak ada pencuri, hehe…) dan segera melampiaskan kekhawatiranku dan menumpahkan uneg-uneg atas kekacauan penerbangan QA ini. Walhasil, petugas minta maaf lagi dan berjanji mengupayakan tiket untukku malam itu juga. Setengah jam menunggu, sampai waktu tepat pukul 22.30… ah… pesawatku janganlah terbang… Doaku terkabul dan pesawatpun delay. Di detik terakhir, daku masih komplain karena waktu yang tersisa hanya 1 jam lagi sebelum daku dideportasi, hehe… malu kan??? Penantian dengan mata melotot dan emosi campur baur itu akhirnya berbuah tiket pesawat. Alhamdulillah… Daku segera boarding dan menghitung detik-detik pesawat take off… Tepat menjelang pukul 00.00… Cinderellapun akhirnya selamat dari rasa malu karena ancaman deportasi, hehe… Bonusnya, bawaanku yang overweight akhirnya diijinkan dibawa bagasi tanpa perlu biaya tambahan, hehe… Alhamdulillah…