Archive for March, 2006

Dubai

Monday, March 27th, 2006

Dubai salah satu kota yang cuantikkk di Uni Emirat Arab… Lebih terbuka terhadap peradaban barat. Ada Palm Beach Island, yang bentuknya bener-bener kaya pohon palem kalau dilihat dari udara. Cantik deh… Negara ini juga ada di daerah pinggiran perairan, jadi cuacanya gak jauh-jauh amat dari cuaca di Qatar.

Hati-hati dengan senyuman

Monday, March 27th, 2006

Senyum adalah ibadah. Di sini gak ada orang senyum sembarangan kaya di Indonesia. Gigi kelihatan dikit dikira senyuman yang menggoda. Makanya orang Indonesia yang terkenal ramah dan murah senyum, jadi agak susah beribadah gratisan. Jalan juga gak boleh tanpa muhrimnya, bisa-bisa jarak 2 meter sudah ada yang ngikutin… Suatu ketika di World Festival, aku pengen jalan-jalan liat stand negara lain tapi gak ada yang mau nemenin… akhirnya berbekal rasa aman yang kubawa dari negeri sendiri, kuberanikan diri jalan-jalan… walhasil, seorang lelaki tinggi mengikuti, oh… takut… Apakah aku begitu cantik??? ternyata ge-er juga tidak membantuku, apalagi kalau sudah ada sapaan dari si pengikut. Di sinilah ‘Lost in translation’ jadi penolong. Kalau gak ngerti kan jadi cuek… hehe. Jadi, jangan jalan-jalan sendirian ya… Bahaya!

Kantor Imigrasi

Monday, March 27th, 2006

Sampai di sini, yang pertama dilakukan adalah urus visa kunjungan. Di sini suasana islami bener-bener terasa deh. Tidak ada percampuran antara antrian pria dengan wanita, semua terpisah. Lebih tepatnya tidak ada kesempatan saling melecehkan secara seksual. Pemeriksaan kesehatan yang paling berat, mereka seenaknya suruh kita buka-buka baju dan raba-raba area yang sensitif hehe… kan geli. Pemberdayaan pekerja pribumi boleh diacungi jempol (… kaki, bau kan??) sayangnya mereka kurang dibekali skill seperti keahlihan mengoperasikan komputer, kamera digital, dan yang terpenting bahasa inggrisnya. Kemampuan bahasa arabku yang pas-pasan jadinya sering melibatkanku pada percakapan yang tak tau maksud, tujuan bahkan content-nya, hehe… Bisa dibayangkan, kejadian selanjutnya lebih tepat disebut LOST IN TRANSLATION.

Travelling to State of Qatar

Saturday, March 18th, 2006

Pertama kali menginjakkan kaki ke negara ini, mataku langsung mencari hal-hal yang baru… Dan kesan pertama terhadap para pemudanya… cuakephhh… dan segar, muka shalat gitu loh! Dan yang paling gak tahan adalah janggut rassulnya (aku penggemar pria berjanggut hehe…) tapi jangan salah, dibalik mejanya mereka menyembunyikan ukuran diameter perut mereka yang sebenarnya, yaitu tambun… wah, sayang seribu sayang, begitulah Allah menciptakan manusia bervariasi.